وَّاِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ
Wa inna 'alaikal-la'nata ilā yaumiddīn
Artinya: "Dan sesungguhnya atas engkau ada kutukan-Ku hingga Hari Pembalasan."
Note: Tafsir Surah Al-Hijr ayat 34 ini diambil dari Kitab Tafsir Kabir, Karya Hazrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad. (Urdu dan Arab). Dalam kitab aslinya penomeran ayatnya berbeda satu ayat, karena bismillah dihitung sebagai ayat pertama.
Penjelasan Kata
اللعنة : لَعَنَهُ لَعْنًا = Dia mengutuknya; dia menjauhkannya dari kebaikan; ia mempermalukannya; ia menghinanya. اللعنة merupakan isim dari اللعن; hukuman atau siksaan. (الأقرب)
أَيَّامُ bentuk jama' dari يَوْم. Hari itu dimulai dari fajar hingga matahari terbenam. Waktu mutlak.
الدّيِنُ: الجزاء والمكافأة = ganjaran dan balasan; ketaatan, penghinaan, perhitungan, penaklukan, dominasi dan supremasi; otoritas, kerajaan dan pemerintahan; pengelolaan; Segala cara dari umat menyembah Allah, agama, kesalehan, keputusan. (الأقرب)
Tafsir
Arti Laknat
Allah Ta'ala menghapus ingatan orang-orang kepada para pemimpin yang tidak percaya kepada para nabi-Nya, sementara itu Allah melestarikan ingatan orang-orang pada para nabi-Nya yang mulia, baik secara umum maupun khusus.
Kenabian (Nubuwwah) pada hakikatnya seperti mata rantai di mana setiap nabi, baik masa lalu maupun sekarang, terhubung dengan setiap nabi baru dan para pengikutnya, seperti mata rantai yang saling terkait. Itulah sebabnya para penentang para nabi selalu disebut-sebut dengan cara yang buruk, bahkan jika mereka tidak dikutuk secara langsung, hati mereka terus mengungkapkan kebencian terhadap perbuatan mereka.
Karena silsilah kenabian akan berlanjut hingga Hari Kiamat, Allah berfirman kepada Setan: "Dan sesungguhnya atas engkau ada kutukan-Ku hingga Hari Pembalasan."
Ayat ini tidak berbicara tentang hukuman apa pun bagi mereka, karena hukuman mereka akan dimulai dengan intensitas penuh setelah Hari Penghakiman.

0 Comments