MENGIRINGI PERGANTIAN WAKTU DENGAN DZIKIR ILAHI

Oleh: Mln. Zafar Ahmad Khudori (Muballigh Jmt. Kebumen dsk./Jateng 2) Allah s.w.t. berfirman dalam Surah 3/Ali ‘Imran Ayat 191: إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ “Sesungguhnya dalam penciptaan seluruh langit dan bumi, dan pertukaran malam dan siang (wakh-tilaafil-laili wan-nahaari) …” Tafsir Singkat Editor Malik Ghulam Farid [Catatan Tafsir No. 546] menjelaskan bahwa pelajaran yang terkandung dalam kejadian langit […]

4 Cara Dzikir Ilahi Menurut Alquran

Oleh: Mln. Shoehuddin. MA (Mubaligh Sekarmulya) Alquran menyebut dzikir beberapa kali dalam berbagai surah. Di antaranya adalah surah an-Nisa ayat 102 (“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk, di waktu berbaring…”). Kemudian, surah ar-Ra’d ayat 27 (“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati […]

Mengapa Harus Bangga Terhadap Nasabmu

Oleh: Mln. Nanang Salman Lesmana Fenomena di tengah – tengah masyarakat mengenai status sosial seperti  gelar dan nasab (faktor keturunan) seseorang menjadi suatu identitas yang sering dibanggakan bahkan lebih dari itu sehingga menimbulkan sifat ujub dan takabaur. Semisal gelar Haji, Kiai, Ustadz, Mubaligh, Tuan Guru, dan juga gelar akademik yang mengiringi namanya. Lalu terkait dengan Nasab seperti Habib (keturunan Nabi), Gus, […]

Tafsir Alquran Ahmadiyah Sangat Brilian: Inilah 7 Kaidah Penafsirannya

Sebuah media online memberitakan tentang Ahmadiyah sebagai berikut: YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Profesor Dr. Iskandar Zulkarnain menilai tafsir Al-Qur’an Ahmadiyah sangat berilian. Menurut Iskandar, atas karya tafsir brilian Ahmadiyah ini maka tidaklah heran tokoh tokoh Islam dan Nasional seperti Cokroaminoto, Agus Salim, Soekarno sejak dahulu mengagumi tafsir Al-Qur’an Ahmadiyah, salah satunya adalah tafsir Al-Qur’an karya Khalifah […]

DOSA DAN KESELAMATAN

Oleh: Mln. Neki Firdaus, Mbsy. Definisi dosa menurut istilah adalah segala sesuatu yang membuat hati menjadi tidak tentram (Riyadush Sholihin). Sedang pengertian menurut bahasa, dosa berasal dari kata junaahun yang berarti condong kepada sesuatu hal secara sengaja. Jadi, dosa itu artinya adalah secara sengaja condong kepada keburukan [Malfuzhat, Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jld. III, h. 10]. Kata junaahun bukan […]