MEMBAYAR SETUMPUK HUTANG DENGAN DUA RAKAAT DHUHA

MEMBAYAR SETUMPUK HUTANG DENGAN DUA RAKAAT DHUHA



Oleh: Yati Nurhayati Abidin (Balikpapan – Kaltim)

Allah Taala telah berbuat ihsan kepada kita. Dia yang telah memberikan tubuh yang terdiri dari 360 ruas. Setiap ruas harus mengucap syukur setiap pagi. Nah, ketika kebaikan itu tidak terbalas, menurut ilmu hukum etika, keseimbangan moral pada hakikatnya merupakan hutang.
Hadhrat Abu Dzar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda, “Hendaklah masing-masing kamu setiap pagi bersedekah untuk setiap ruas tulang badannya. Maka, tiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, melarang keburukan adalah sedekah dan sebagai ganti dari semua itu, cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha”. (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud)

Hadits di atas menyadarkan kita bahwa ternyata dalam setiap hari sejak awal pagi sampai pagi lagi kita itu sesunghuhnya harus bersedekah tanpa putus. Tiap sendi kita dituntut sedekahnya. Dan itu harus dibayar oleh kita. Itulah kenapa disebut sebagai setumpuk hutang.

Dulu saya pernah merasakan sakit bagian tulang ekor, tidak bisa shalat dengan sempurna. Hanya duduk di kursi saja. Bahkan, sempat mengalami lebih parah lagi sampai mau apa-apa saja dikerjakan di atas tempat tidur. 

Alhamdulillah, berkat ketelatenan diobati dengan homeopathy akhirnya sembuh. Sekarang kalau saya bayangkan kembali keadaan waktu itu, betapa sakit dan tersiksa rasanya. Maka pantaslah nikmat ini harus dibalas dengan sedekah setiap hari.

Jangankan sakit yang parah seperti itu, sakit ruas jari tangan pun ternyata begitu tidak nyaman. Dahulu saya pernah merasakan sakitnya tangan sampai mengangkat air pakai gayung saja tidak bisa. Jari tangan pun demikian juga, saat tidak bisa digerakkan terasa sakit sekali. 

Dari pengalaman merasakan sakit di beberapa persendian itulah yang membuat saya sadar, “Oh ya, ternyata persendian itu banyak. Pantaslah Rasulullah s.a.w. menyebutkan dengan tegas bahwa jumlah persendian manusia sebanyak 360.”

Ini merupakan sesuatu yang sangat menakjubkan. Bagaimana tidak, pada saat itu ketika zaman belum ada satu pun ilmu pengetahuan yang secara khusus membahas anatomi tubuh manusia, jumlah tulang dan persendiannya, di tengah masyarakat primitif yang belum mengenal ilmu pengetahuan, penelitian, Rasulullah s.a.w. mengungkapkan hadits yang luar biasa ini.

Siti Aisyah r.a. pernah menyebutkan sabda Nabi s.a.w.: “Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendian” (HR Muslim).

Buraidah mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, “Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” 

Para Sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai, Rasulullah?” Nabi s.a.w. lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di mesjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika, engkau tidak mampu melakukan seperti itu maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.”

Penasaran dengan jumlah persendian yang mencapai 360 itu, akhirnya saya coba cari tahu sendi apa dan di bagian mana saja hingga berjumlah 360. Sebagaimana kita ketahui bahwa sendi adalah bagian tubuh tempat bertemunya dua tulang atau lebih, sehingga berperan penting untuk tubuh.

Fungsi sendi dapat berupa menghubungkan dua tulang, member stuktur, serta membantu otot untuk menggerakan tulang. Sendi berperan penting dalam pergerakan tubuh. Kita pastikan sangat kerepotan jika sendi mengalami gangguan, misalnya dislokasi sendi dan radang sendi.

Dr. Hamid Ahmad menyebutkan dalam bukunya “Rihlah al-iman fi Jism al-Insan” (Wisata Iman dalam Tubuh Manusia) menyebutkan bahwa jumlah keseluruhan persendian tulang manusia adalah 360, secara terperinci sebagai berikut:

Tulang Belakang yang meliputi 147 persendian:
25 sendi antara tulang-tulang belakang.
72 sendi antara tulang-tulang belakang dan rusuk
50 sendi antara tulang-tulang belakang melalui tonjolan-tonjolan kecil samping

Tulang Dada yang mencakup 24 persendian:
2 sendi antara tulang dada dan rongga dada.
18 sendi antara tulang-tulang dada dan kepala.
2 sendi antara tulang-tulang selangka dan belikat.
2 sendi antara tulang-tulang belikat dan dada.

Tulang tubuh bagian atas yang mencakup 86 persendian:
2 sendi antara tulang-tulang bahu.
6 sendi antara tulang-tulang siku.
8 sendi antara tulang-tulang pergelangan tangan.
70 sendi antara tulang-tulang tangan.

Tulang tubuh bagian bawah yang mencakup 92 persendian:
2 sendi paha.
6 sendi antara tulang-tulang dua lutut.
6 sendi antara tulang-tulang pergelangan kaki.
74 sendi antara tulang-tulang telapak kaki.
4 sendiantaratulang-tulang lutut.

Tulang tubuh bagian dalam yang mencakup 11 persendian:
4 sendi sendi antara tulang-tulang ekor.
6 sendi antara tulang-tulang pinggul.
1 sendi pada sambungan tulang alat vital.

Jadi jumlah seluruhnya 147 + 24 + 86 + 92 + 11 = 360 sendi. 

Masya Allah, luar biasanya ilmu yang diajarkan Allah s.w.t. kepada Rasulullah s.a.w. bahwa manusia diciptakan atas 360 sendi sekarang terjawab sudah berdasarkan ilmu pengetahuan yang semakin berkembang. Siapakah yang bisa membantunya memahami misteri seperti ini? 

Jawabannya: hanya Allah. Hanya Dia satu-satunya yang telah mewahyukan kepada Rasulullah s.a.w. pengetahuan yang melampaui pengetahuan manusia pada umumnya. Semua itu membuktikan kenabian dan kerasulan Muhammad s.a.w..

Semoga shalawat, salam dan berkah selau tercurah kepadanya, keluarganya, sahabat-sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti petunjuknya dan mengamalkan ajarannya yakni setiap hari menyempatkan untuk mendirikan shalat Dhuha sebagai sedekah atas rasa syukur akan nikmat-nikmat-Nya. Aamiin.

admin

Related Posts

4 Cara Dzikir Ilahi Menurut Alquran

4 Cara Dzikir Ilahi Menurut Alquran

BACAAN SHALAT SESUAI SUNNAH RASULULLAH SAW

BACAAN SHALAT SESUAI SUNNAH RASULULLAH SAW

Rahasia Pengabulan Doa bagi Orang Mukmin

Rahasia Pengabulan Doa bagi Orang Mukmin

Membaca Al-Qur’an, Membaca Diri Sendiri

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *