Terorisme Bukan Islam!

HindustanTimes - December 30, 2014

Qadian (Gurdaspur) - Jalsah Salanah Internasional Jamaah Muslim Ahmadiyah ke-123 telah ditutup di pusat mereka disini, Minggu malam. 

Hazrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifah Ahmadiyah kelima, saat memberikan pidato pada acara penutupan, mengatakan bahwa terorisme hari ini telah menjadi sumber ketakutan dan kecemasan bagi sebagian besar masyarakat dunia. Beliau mengatakan bahwa ia tidak ragu mengakui bahwa banyak gangguan yang terjadi di dunia saat karena disebabkan tindakan tertentu oleh mereka "yang menyebut diri Muslim" dan ini adalah penyebab penderitaan besar untuk cinta damai Muslim yang memahami imannya. Ini tentunya hal yang sangat menyedihkan bagi setiap muslim yang cinta damai yang mengerti bagaimana keimanan mereka. "

Pada tahun lalu, kelompok ISIS telah menyebarkan jaringan teror dan telah menjadi penyebab keprihatinan besar bagi dunia. Mereka memfitnah Islam dengan tindakan keji mereka," tambahnya. 

"Jamaah Ahmadiyah sendiri adalah objek dari penganiayaan dan terorisme dari kelompok ekstremis tersebut. Satu lagi anggota Jamaah Ahmadiyah teah dibunuh kemarin. Sebenarnya, semua ini telah dilakukan dengan mengatasnamakan Islam yang benar-benar melukai semua umat Islam yang cinta damai, karena ideologi brutal dan tidak manusiawi tersebut tidak ada hubungannya dengan agama manapun," Jelas beliau, sambil menambahkan bahwa ajaran Islam yang sesungguhnya adalah perdamaian dan keamanan bagi semua orang. 

Beliau mengatakan bahwa jika berada pada masa hidup dan contoh Nabi Muhammad saw, sangat jelas bahwa umat Islam awwalin tidak pernah memulai setiap peperangan atau kekerasan. Beliau mengatakan bahwa kalaupun Islam terlibat dalam perang, itu murni bersifat defensif dan tujuan mereka hanya itu menghentikan penindas dari kekejaman mereka dan tidak pernah untuk menunjukkan superioritas mereka atau untuk bertindak tidak adil. 

"Kita harus memperkuat hubungan kita dengan Allah taala, kata Hazrat Ahmad saat memberikan pidato kepada para anggota Jamaah yang disiarkan langsung dan interaktif dari London melalui saluran Muslim Television Ahmadiyah (MTA). Hampir 20.000 delegasi dari 37 negara hadir dalam acara jalsah ini. 

Jutaan orang menyaksikan transmisi satelit Jalsah melalui Muslim Television Ahmadiyah Internasional. Sebelum pidato Khalifah, Inam Ghori, Ketua Jamaah lokal Ahmadiyah, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas visa untuk para delegasi dari 37 negara. (Husna)

No comments

Powered by Blogger.